Postingan

Menampilkan postingan dengan label Balaghoh

Jenis-Jenis Ilmu Balaghoh

Gambar
Jenis-jenis Ilmu Balaghah Jenis-jenis Ilmu Balaghah ada tiga yaitu, Ilmu Ma’ani yaitu, ilmu yang mempelajari susunan bahasa dari sisi penunjukan maknanya, ilmu yang mengajarkan cara menyusun kalimat agar sesuai dengan muqtadhal-haal. Ilmu Bayan yaitu, ilmu yang mempelajari cara-cara penggambaran imajinatif. Secara umum bentuk penggambaran imajinatif itu ada dua. Pertama , penggambaran imajinatif dengan menghubungkan dua hal. Kedua, penggambaran imajinatif dengan cara membuat metafora yang bisa diindera. Ilmu Badii’ yaitu, ilmu yang mempelajari karakter lafazh dari sisi kesesuaian bunyi atau kesesuaian makna. Kesesuaian tersebut bisa dalam bentuk keselarasan ataupun kontradiksi.

Pengertian Ilmu Balaghoh

Gambar
Pengertian Ilmu Balaghah Istilah “ Ilmul-Balaghah ” terdiri atas dua kata, yaitu Ilmu dan al-Balaghah . Kata “ Ilmu ” dapat diartikan sebagai nama suatu bidang tertentu. Bisa juga diartikan sebagai materi-materi pembahasan dalam kajian suatu disiplin ilmu (al-Qadhaya allati tubhatsu fihi). Selain itu kata “ilmu” juga dapat diartikan sebagai pemahaman yang dimiliki oleh seseorang tentang materi kajian dalam suatu bidang tertentu. Sedangkan kata “al-Balaghah” didefinisikan oleh para ahli dalam bidang ini dengan definisi yang beragam, diantaranya adalah: Menurut Ali jarim dan Musthafa Amin dalam Balaghatul Wadhihah. Balaghah adalah mengungkapkan makna yang estetik dengan jelas mempergunakan ungkapan yang benar, berpengaruh dalam jiwa, tetap menjaga relevansi setiap kalimatnya dengan tempat diucapkannya ungkapan itu, serta memperhatikan kecocokannya dengan pihak yang diajak bicara”. Menurut Dr. Abdullah Syahhatah, Definisi yang benar untuk term Balaghah da...

Sejarah Singkat Ilmu Balaghoh

Gambar
Secara historis istilah balaghah muncul belakangan setelah benih-benih ilmu ini telah muncul dengan berbagai istilahnya sendiri. Bahkan, sebelum ilmu-ilmu tersebut dikenal, esensinya telah mendarah daging dalam praktek berbahasa orang-orang Arab dulu. Orang-orang Arab Jahiliyah pra turunnya al-Qur’an telah dikenal sebagai ahli sastra yang kompeten. Mereka mampu mengubah kedaan alam atau suasana hatinya menjadi lirik-lirik sya’ir atau bait-bait puisi yang mempesona yang menunjukkan kesadaran dan keahlian mereka dalam bidang sastra yang bernilai tinggi. Misalnya saja, Umru’ul-Qays salah seorang pujangga Arab Jahiliyah, ia mampu menggambarkan hal-hal yang bersifat abstrak menjadi kongkrit, hingga seakan-akan dapat diraba keberadaannya. Duka nestapa dan kesedihan karena ditinggal mati sang ayah yang begitu abstrak ia ekspresikan dalam bentuk gaya bahasa yang figurative dan indah sekali. فقلت له لما تمطى بصلبه       وأردف أعجازا وناء بكلكل “ Maka kukatakan kepadan...